KAMI: The beginning and the resolution

 

Kalau ada yang pernah membaca buku “The Happiness Project”, pasti cukup familiar dengan line andalan Gretchen Rubin di dalam buku tersebut.

 

The days are long but the years are short.”

As an entrepreneur, I have never heard a line truer than that.

 

Kalau flash back lagi ke 8 tahun lalu, siapa yang sangka KAMI bisa bertumbuh sejauh sekarang. Masih ingat sekali di tahun 2009, berawal dari saya (Irin) dan sahabat saya, Karin yang mulai bosan dengan kerjaan kantoran yang monoton. Akhirnya kami memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan masing-masing dan bersama-sama membuat sebuah brand.

 

And as we know, the more the merrier. Karena saya dan Karin cukup “tahu diri” bahwa kami berdua kurang berbakat untuk mengurus urusan yang terkait dengan pegawai, akhirnya tidak lama setelah KAMI ada, Afi pun masuk menjadi bagian dari brand ini. So there were 3 three of us from the very beginning of KAMI.

Dari dulu kita bertiga sudah sangat berniat untuk membuat sebuah brand yang memiliki full line apparel, tapi karena keterbatasan modal di tahun pertama, jadilah produk KAMI yang pertama dibuat adalah aksesoris, seperti kalung dan juga shawl. Dan siapa yang sangka, we were just in time. Di tahun itu mulai banyak wanita di usia muda yang menggunakan hijab, dan akhirnya menggunakan shawl KAMI sebagai hijab. Our very first best-seller product! Berangkat dari situ, akhirnya kita memutuskan untuk membuat KAMI menjadi brand busana muslim dan modest wear.

 

Salah satu tantangan yang kita bertiga rasakan adalah KAMI lahir dimana brand lokal untuk modest wear sedang menjamur pada saat itu. We just gotta have something different. Akhirnya design KAMI pun berevolusi over the years, dari yang awalnya banyak sekali menggunakan teknik tie-dye, batik dan akhirnya merambah ke digital printing fabric demi menjaga kualitas bahan yang kita gunakan.

 

 

3 heads in one boat, how hard it can be? Apparently it isn’t bad at all! Banyak yang menyangka karena tim KAMI yang “ramai”, menjalankan sebuah usaha menjadi lebih menantang. Beruntung kita bertiga sudah paham sekali watak dana karakter masing-masing, dan akhirnya pun lebih banyak saling melengkapinya dibanding saling merusuh satu sama lain*LOL. And as the new year just began, masih sering tidak menyangka KAMI bisa berjalan sejauh ini. Ibarat punya seorang anak, tiap tahunnya pasti akan ada tantangan dan excitement baru. As for the long run resolution (still in new year’s mode – so resolution is a must, we guess!), semoga produk-produk KAMI semakin mudah diakses banyak orang, not only locally tapi juga di negara tetangga. And lastly, semoga KAMI selalu konsisten dalam menghadirkan design-design yang modest, casual yet elevated.

 

Happy New Year from KAMI, and may the force be with us!

 

Much love,

Irin – Karin - Afi